dia udah balik lagi..

metamorfosis warna perubahan persentase kepekatan pada warna menjadi lebih gelap atau  lebih terang,. warna yg bagaimana?, tergantung penempatan dan segmentasi yg g lakuin terhadap satu dari sekian banyak warna yang ad,.

:: warna kehidupan & warna lagu :: 

dalam warna kehidupan, buat g, semuanya bisa berubah berdasarkan perkembangan perasaan, situasi, kondisi dan momen yang g jalanin. mungkin perubahan itu lebih mengarah dari perbedaan rasa, pertumbuhan kedewasaan dan perkembangan kelakuan serta sikap yang secara radikal berbeda.

ga jauh juga dengan warna lagu, dimana harapan dan doa mengalun dalam kata dan dihembuskan lewat nada yang berdendang merdu, syahdu, riang atau bahkan diketuk dalam hentakan yang bisa bikin perut sama kepala melakukan gerakan yg ga sinkron satu sama lain! semuanya bisa terbentuk tergantung dari satu alesan yg g sebut tadi! ::perasaan!::

perasaan, biasanya selalu lebih g utamakan daripada pemikiran, ::hati:: jauh lebih kuat dalam memilih daripada logika,. karena hati adalah pusat kendali dari perasaan itu sendiri. sekali ajah hati g kesenggol, djamin susah bgd g buat ngatur mood kecuali g harus pura2 gila,! makanya g pernah nulis;

“sesuatu yang terbaik bukan dateng dari hati lw, tapi sesuatu yang (ter)baik adalah sesuatu yang lw kaseh buat hati lw”

karena “hati” bisa bikin g jauh lebih ber-hati-hati lagi dalam menentukan segala sesuatu yg bakal g pilih dan g jalanin, g ga liat gimana nanti, tapi g selalu mikir nanti gimana, karena g ud terlalu takut menjurus pada traumatik untuk selalu bermain dengan hati! kelemahan g selalu menganggap enteng masalah yg ad, selalu berusaha membuat segalanya menjadi sesuatu yang lebih simple, justru bikin g terjebak dalam suatu masalah yg lagi2 mengorbankan perasaan dan menyakiti hati g sendiri!. Tapi, justru dari permasalahan yg timbul itulah yg bikin g jauh lebih dewasa buat menyelesaikan semuanya, dimana masalah adalah transformasi awal dalam kedewasaan, berarti merubah pemikiran dan perasaan g untuk bisa tumbuh dan berdiri bersama dalam suatu posisi yg jauh lebih sejajar hingga membentuk suatu wujud  yang awalnya abstrak menjadi bentuk yang jauh lebih jelas lagi yaitu keseimbangan. 

perubahan mendasar antara ke-egois-an perasaan dan sikap mau menang sendiri,melebur perlahan dalam bentuk keseimbangan bagi diri dan hati g supaya bisa jauh lebih baik lage dalam bersikap di masa sekarang dan nanti. perubahan pola mendasar untuk perasaan g yang egois :: transformasi hati ::

Dengan berubahnya pemikiran dan perasaan g, berarti berubah juga pola sikap, sifat dan kelakuan g yg selama ini selalu berujung dengan statement kebanyakan orang yg semuanya buat g memiliki arti yg sama! ::beda&berubah::

perubahan sikap yang beda untuk menjadi sikap yang sama. pertanyaanya “selama apakah g bisa melakukan perubahan itu berdasarkan transformasi hati g?” sekali lagi g jawab, “gtw tuh kapan!” tai! keluar lagi kan tuh kata2 laknat!! yg jelas emang sebenernya susah, dan kesukaran itu adalah proses tersendiri buat g, cuma yg g pikirin, bisa ga g berubah tanpa harus dibilang aneh lagi dalam prosesnya nanti, karena yg org lain tw sekarang g udah berubah banged, kalu g manusia abjad, dulu g adalah A dan dengan tiba2 g berubah jadi manusia E! buset dah, itu huruf sakral yg paling g takutin jaman kuliah! karena E berarti Tidak Lulus! lalu sebegitu parahnya kah perubahan g’? gimana caranya g bisa berubah balik untuk menjadi A tanpa harus melewati D, C dan B‘? ibarat Es Batu yg berubah dari wujud padat menjadi wujud gas tanpa mencair terlebih dahulu! karena g takut, proses perubahan g itu bikin g dibilang aneh lagi dsaat posisi g belum balik menjadi A! kasarnya itu adalah misi yg ga mungkin! ups! tapi g adalah manusia yg sombong! hidup g penuh dengan ke-optimisan! perasaan g bilang itu adalah hal yg mungkin! sayangnya kemungkinan itu bukan kata perasaan g, tapi itu kata ke-egois-an g yg terlalu besar. sorry bgd, transformasi hati g merubah keabstrakan tadi menjadi suatu keseimbangan antara perasaan dan pemikiran.

menghargai proses adalah bentuk kedewasaan g dalam menjalani transisi sikap g yang sekarang untuk bisa jauh lebih baik lagi nanti, atau minimal kayak dulu!. karena sesulit apapun itu :: sublimasi kelakuan :: adalah harapan buat g sekarang!

Saat ini g masi terpejam dan masi terlelap, Metamorfosis Warna Hidup :: Transformasi Hati :: serta Sublimasi Kelakuan :: adalah mimpi yang lagi tayang di tiap layar bunga tidur g sekarang. ini mimpi g! g berhasi mendapatkan mimpi g lagi, dan g harus segera bangun karena banyak PR yg harus g kerjain, yaitu berusaha mewujudkan mimpi g dengan konsep yang ad untuk menjadi sesuatu yg jelas ,yaitu – menjadi kenyataan – *mimpi kupu-kupu  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s