(masih) bukan pejuang bintang

bukan pejuang demi bintang

lagu jadul band pop papan atas masi melantun bergantian dengan irama sendu lainya di playlist komputer tengah ruangan g, menemani g dan partner g yang lagi sibuk mencari komposisi indah dari sebuah lay out design yang dianggapnya mungkin bisa cukup menjual di mata khalayak yang ramai.

menciptakan sesuatu yang dianggap dinamis, lain daripada yang lain. ga jauh bedanya dengan lagu mendayu yang makin lama menggelitik pendengaran g buat jauh lebih memahami lagi arti dan maksut yang disampaikan dari setiap nadanya. mungkin ada sesuatu yang dia ambil untuk disampaikan kepada orang lain, ntah siapa pun itu.

::pelangi kata::

harmonisasi warna kata untuk setiap makna dan tujuan, di balur dengan melodi yang pas, sehingga menjadi sebuah lagu yang mungkin bakal di inget seterusnya buat sebagian orang yang merasa kesepet! kayak g malem ini, banyak kejadian di belakang yang bikin g sedkit nahan napas di setiap g mengartikan maksut dari sebuah lagu yang ternyata lagunya, “gue banget!!”

layaknya pelangi, gradasi warna membentuk suatu kesatuan visual yang buat g lebih dari cukup buat di bilang dengan kata amazing atau mungkin lebih kompeninya awesome! sama ajah dengan lagu2 yang menurut g terlalu “gue banget” tadi, ntah dari mana mereka bisa bikin lagu kayak gto, dimana  nada, irama, lirik dan artinya  dengan sedikit barisnya isa sedikit membunuh g dan hati g!

::inspirasi hati::

suatu ilham, suatu kecemerlangan pemikiran berdasarkan perasaan, yang bisa bikin sebagian orang membentuk sebuah gejolak perasaan yang terungkapkan, bukan cuma buat dy pribadi, tapi juga bisa mewakilkan perasaan orang lain yang ikut mendengarkan, g salah satunya!

g pernah baca sebuah artikel di salah satu situs dunia maya, dimana seorang penulis puisi terkenal Samuel Taylor Coleridge dengan karyanya yang berjudul “Kubla Khan” , manjadi suatu karya yang diakui di dataran Inggris. dimana dy membuat suatu puisi tetapi tidak terselesaikan, karena dy menginspirasi puisinya berdasarkan mimpinya yang indah semalam. tapi puisi itu tidak pernah selesai di karenakan sang penulis tidak bisa mengingat lebih jauh lge mimpinya yang semalem. menurut sebuah penelitian, disaat kita terjaga dari tidur kurang lebih lima menit, maka kita akan melupakan mimpi kita sebesar kurang lebih 50%, dan disaat waktu lima menit kembali berlalu, maka kita akan melupakan mimpi kita sebesar kurang lebih 90% sepuluh menit kemudian setelah kita terjaga dari tidur.

::bunga tidur::

Mimpi adalah komunikasi antara tubuh, pikiran dan jiwa kita, dan umumnya kita bermmimpi tentang visualisasi, suara, sentuhan dan emosi yg kita  rasakan.

mimpi merupakan rangsangan dari apa yang kita rasakan di luar, kalu bahasa bekennya Disebut “Dream Incorporation”, dan Kita juga Hanya Memimpikan Apa Yg Kita Ketahui, sisanya itu udah di luar kapasitas kita. mungkin, para penulis lagu juga ga jauh beda dengan penulis pusi yag terkenal tadi, dimana mereka mendapaatkan sebuah inspirasi dari sebuah mimpi yang mereka dapet, mimpi yang buruk mungkin jadi alesan lebih dominan ketimbag perasaaan menyenangkan yang lainya yang mereka dapet!

::konsep mimpi::

judul ini pernah jadi pembahasan di blog g jauh sebelunya, dimana bila kita menginginkan sesuatu kiata mungkin awalnya harus di mulai dengaan konsep dari sebuaah mimpi, setelah mimpi kita harus terjaga dan berusaha mewujudkan mimpi kita uang semalem, tapi di saat g punya sebuah konsep dari satu mimpi, dan sialnya g ga pernah berhasil buat me-realisasikan mimpi g tadi, awalnya g anggep kalu g gaa jauh beda dari seseorang yaang mempunya judul pecundang, taapi keburukan pemikiran tadi sedikit sirna dengan perlahan dan g mulai menilai dari sisi kewajaraan yang g dapet, wajar kalu g susah buat mewujudkan mimpi, karena setelah g terjaga selama kurang lebih sepuluh menit, 90% mimpi g bakal terlupakan gto ajah!

g pikir g masi bisa berjuang buat mimpi g biarpun g lupa, biarpun g berusaha mewujudkan sesuatu yang g ga tau pasti, tapi jadi sesuatu yang g yakinin bgd kalu inilaah yang sebenernye g mau! sekali lagi g harus nglupain mimpi, ngbuang bintang dan ngbunuh mimpi.

terlalu berharga buat siapa ajah yang mungkin bisa ngdapetin bintang, terlalu pantas buat di perjuangin, tapi bukan buat g, karena g garis bawahin lebih jelas lage kalu g bukanlah pejuang demi bintang!

luve isn’t for us, but for u, just for u without me
Although I can’t dismiss The memory of ur kiss, I guess u’re not for me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s