masih menjerit!!

11:58 ::  bulan #20

kurang dari seratus dua puluh detik, menandakan awal bulan genap kepala dua hampir berakhir, dominasi ganjil di angka dua puluh dan satu mulai menjajaki hidup semua orang yang ada dengan kesibukan mereka masing2, berganti bulan, ada kemungkinan berganti kesibukan, berganti waktu, berganti pula perjuangan mereka menjadi tahap yang lebih baik. tapi g, asi sibuk tetep buat mengeluh untuk sesuatu yang sama, g berusaha berjalan di setapak yang sama karena keyakinan g dengan selalu bepikir “ini masi jadi yang terbaik, tergantung g dan saya, dan keinginan diriku!!” tapi nyata2nya, ini adalah jeritan hati yang sama dalam enam bulan terakhir.

12:02 :: bulan #21

ini bulan yang baru, bulan dimana g harus bisa berubah, bulan kemaren masi ada PR di hati g buat merasakan sakit atas perbuatan g di masa yang barusan, tapi janji g buat berusaha lari dalam watu satu hari setelahnya, adalah tugas mulia yang wajib sangat buat g lakuin, itu cumang sedikit sisa dan segelintir luka yang bercecer, dan tanpa perlu g pungut lagi untuk kesekian kaliny. tanpa perlu merasakan repot menyusun serpihan bagaikan puzzle hati seolah itu adalah sesuatu yang pantas g perjuangin lage sebagai suatu pilihan yg terbaik.

sekarang adalah masa yang beranjak membaik, ini adalah bulan yang baru untuk g semakin kencang berlari. sekali lage “waktu!!”, yeah, waktu, adalah kawan yang sangat menyesatkan bila kita membawa diri untuk semakin terbuai dalam segala nikmat yang dia kasih dengan status yang sesaat. kawan seharusnya tetap menjadi kawan, kawan adalah kemungkinan terkecil untuk merubah diri menjadi kompetitor sebagai lawan, kawan harusnya bukanlah lawan. tapi hanyalah lawan yang bisa berpura2 menjadi seorang lawan. tapi waktu, bersifat fleksible tergantung bagaimana org itu memandang, bagaimana cara setiap pribadi itu menghadapinya.

ada satu film lawas yang di remake di masa yang sekarang, film daratan tirai bambu yang berjudul “karate kid”, dimana dalam sebagian durasinya mengisahkan adegan, sang anak melihat bayangan dirinya di dalam air yang diam dan tenang, yang dia liat adalah dia, tapi di saat air yang tenang itu di buat beriak,  bergejolak, bergoyang garang  dengan tangannya sendiri, bayangan yang dia liat tetep ga berubah, bayangan yang dia liat tetaplah dia! hanya sedikit bluring! samar dan sedikit ga jelas, paling ga, ga sejelas di saat air itu terdiam, hening tanpa gerakan sedikitpun. air memantulkan sesuatu yang di hadapinya saat itu, air memperlihatkan sesuatu yang kita lakuin, air ga akan memberikan gambaran yang lain, kalu kita jelek, ya bakalan jelak, kalu g dekil mengharapkan menjadi kinclong tanpa cela dan coretan gores jerawatan! sangat meyakinkan kalu itu adalah kesalahan kodrat!

selayaknya dengan waktu, waktu itu akan menjadi sangat berharga tergantung bagaimana kita menghadapinya, waktu itu akan berjalan dengan hebatnya kalu kita g menyia2kan keadaan yang kita punya di saat apapun!

g berusaha memaksimalkan waktu yang ada, sayangnya itu menadi susah karena ini dluar kendali g, g teritung hanyalah budak yang mecari sedikit harta untuk tetep bisa nganga, berjuang hidup tanpa hanya berharap nafas melalui udara, nada dalam setiap doa menjadi bantuan mutlak sebagai bentuk dari wujud tawakal g dengan tuhan! tapi usaha untuk melengkapi senandung minta g sangatlah terbatas. apa yang g lakuin semuanya malah tetep tersamar, malah membuat g sedikit bersakit hati!

12:36 :: bulan #21

jeritan bulan ke enam ini makin memicu g untuk segera berlari, ini masi jadi yang terbaik, tapi sayang membuat g ga nyaman! g harus berpacu dengan waktu sekarang, g punya janji, yaitu janji yang harus segera terealisasikan dengan pasti dalam kurun waktu yang ud di tentukan! dan kalu keadaan yang g punya masi kayak gini secara terus menerus, dengan sangat berat hati, suntuk menggila, menggelantung setangah paha, g menyatakan, g harus segera angkat kaki! mungkin lebih mudah angkat tangan! tapi tar g di sangka lage di todong senjata tumpul, pake angkat tangan segala! yang terbaik angkat kaki ajah! tapi untuk menuju tahap angkat mengangkat itu juga butuh proses yang panjang, salah satunya adalah pembelajaran! perasaan! kekeluargaan! dan satu yang g takutin! kehilangan!

tapi mungkin ini adalah jalan yang di tentukan oleh waktu, cepat atau lambat pasti bakalan dateng manghampiri, sama kayak yang persis g bilang, waktu akan berjalan dengan semestinya, waktu adalah sesuatu yang pasti, tanpa pernah bisa buat berhenti, ga mungkin juga kita mundur untuk menghindar. kehilangan adalah nilai yang sepadan sebagai bentuk pengorbanan, karena untuk mendapatkan segala sesuatunya, pasti ada yang harus di korbankan, salah satunya adalah perasaan kehilangan!

sekali lage, cuma waktu yang g tentuin sendiri, yang bisa ngasih g jawaban, kapan g harus berkorban, kapan g harus merasakan kehilangan, dan kapan g sebagai pemenang!

12:49 :: bulan #21

“no sacrifice no victory!!!” Samuel James Witwicky, Transformers (2007)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s